Kegiatan Sekolah Hutan di Botanica Nature Resort

Admin Kota Bitung    04 Februari 2019    33 Kali Dibaca

Bitung, 2 Februari 2019. Dalam rangka mengedukasi, mensosialisasikan dan mengadvokasi tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai warisan untuk anak cucu kelak, bertempat di Botanica Nature resort Walikota Max J Lomban membuka secara resmi kegiatan Sekolah Hutan yang merupakan salah satu bidang dari sekolah lingkungan kota bitung yang diprakarsai oleh Dra. Khouni Lomban Rawung sebagai kepala sekolah lingkungan.

Sekolah Lingkungan Kota Bitung (SLKB) sendiri memiliki 5 bidang yaitu: Sekolah Hutan (SH), Sekolah Sungai (SS), Sekolah Laut (SL), Sekolah Gunung (SG), Sekolah 5 Bersih (S5B). Setelah diinisiasi pada awal tahun 2017, kegiatan perdana ini bisa terwujud melalui kerja sama Sekolah Lingkungan Kota Bitung dengan Yayasan LORA Peduli dan Yayasan Selamatkan Yaki Indonesia dalam EPASS (Enhancing the Protected Area System in Sulawesi for Biodiversity Conservation) Project.

Dalam sambutannya, Walikota Max J Lomban berharap agar Sekolah Lingkungan menghasilkan anak-anak Bitung yang mencintai lingkungan serta memiliki rasa tanggung jawab atas kelestarian lingkungan yang ada disekitar mereka dan hal ini perlu ditanamkan sejak usia dini, sehingga hal ini harus menjadi perhatian dan tangung jawab kita bersama dalam memberikan pemahaman dan pengetahuan yang baik dan benar kepada anak-anak ini.

Peserta angkatan pertama ini dengan total 20 orang melibatkan siswa siswi dari 16 Sekolah Dasar di sekitar zona penyangga hutan Tangkoko, Bitung yang merupakan habitat penting bagi Yaki dan satwa endemik lainnya di Sulawesi Utara. Materi-materi yang diajarkan dalam Sekolah Hutan ini bertujuan menarik minat siswa untuk belajar tentang hutan, mengerti pentingnya hutan bagi manusia dan makhluk hidup lain serta ancaman-ancaman terhadap hutan sehingga anak-anak dapat diajak untuk mengambil bagian dengan berinisiatif melestarikan hutan.

Pada kesempatan ini pun bunda Khouni sapaan akrab Kepala Sekolah Lingkungan membagikan botol air minum (tumbler) untuk peserta dan mengingatkan untuk selalu menjaga lingkungan, dipadukan dengan dengan Program peduli lingkungan pemerintah kota Bitung yaitu "BITUNG GO GREEN, LESS PLASTIC CITY"
dengan cara membawa tumbler dan mengurangi sampah plastik. Prisilia Morley Loijens, Koordinator Edukasi Selamatkan Yaki berharap sekolah Hutan dapat diikuti oleh lebih banyak siswa-siswi di Kota Bitung dan kedepannya dapat diadopsi oleh kurikulum pendidikan di Sulawesi Utara.

Visi Sekolah Hutan : 
“Terwujudnya individu yang menghargai dan mencintai alam, serta bangga berperan aktif dalam melindungi hutan.”

Misi
- Menumbuhkan rasa cinta, empati dan bangga akan keanekaragaman hayati;
- Membina kemandirian, kepercayaan diri, dan kerjasama siswa melalui kegiatan belajar di luar ruangan;
- Mendorong perubahan perilaku pro-lingkungan dengan menginspirasi siswa untuk mengambil tindakan dalam melindungi hutan.