Berita

Walikota Himbau Warga Untuk Lebih Waspada

Untuk mengantisipasi perkembangan pandemi COVID-19 di kota Bitung maka Walikota Maximilian Jonas Lomban tak bosan-bosannya selalu mengingatkan akan bahaya dari dampak virus covid-19.

Hal ini disampaikan Lomban bersama Forkopimda usai mendengarkan laporan Sekretaris Daerah Kota Bitung DR. Audi Pangemanan dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung dr. Jeanete Watuna dimana Kota Bitung sudah berada dalam status awas dan terancam dapat menjadi daerah local transmiter, di ruang sidang Kantor Walikota Bitung, Selasa (14/4)

"Saya terus menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bitung untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan rajin mencuci tangan, gunakan masker, tidak berkumpul, selalu menjaga jarak serta tetap dirumah saja apabila tidak ada hal-hal yang sangat penting untuk dilakukan di luar rumah" ujar Lomban.

Dalam kesempatan itu, Lomban mengatakan bahwa bagi masyarakat yang terdampak akibat adanya bencana nasional non alam ini khususnya para pekerja informal dan para pekerja yang dirumahkan, akan terus diberikan bantuan bahan pokok seperti beras, mie instan, ikan kaleng dan lain-lain secara bertahap dan sampai saat ini masih terus dilakukan pendataan sehingga semua masayarakat yang terdampak akibat adanya Covid-19 ini semua pasti akan mendapatkan bantuan. Sehingga diminta kepada seluruh aparat di kecamatan sampai tingkat RT untuk melakukan pendataan secara akurat dan tepat.

Selain itu beberapa kebijakan pun telah dilakukan dengan memberi pembebasan pembayaran selama 3 bulan kedepan bagi para masyarakat pelanggan PDAM bagi klasifikasi rumah tangga sosial B, rumah tangga A dan B serta bagi para penghuni rusunawa termasuk hari ini telah disiapkan sebanyak 500 buah alat rapid test dari Dinas Kesehatan Kota Bitung dan langsung diikuti dengan pemeriksaan kepada para kontak erat resiko tinggi dan rendah serta pembagian vitamin dan makanan tambahan untuk balita.

Mulai hari ini juga berdasarkan hasil koordinasi dengan Forkopimda akan mulai disosialisasikan pemberlakuan penutupan total akses keluar dan masuk bagi angkutan orang mulai pukul 21.00 WITA s/d pukul 04.00 WITA, pemberlakuannya sendiri akan dimulai pada hari jumat 17 April 2020.

"Marilah kita semua bersama-sama bersatu bahu-membahu melawan pandemi ini dan senantiasa berdoa bagi kota bitung yang kita cintai bersama ini agar kita semua diberikan khidmat, kekuatan serta keselamatan untuk dapat menghadapi pandemi Covid-19 ini" tambah Lomban.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bitung, Dandim 1310 Bitung, Kajari Bitung, Kepala KSOP Bitung, mewakili DanyonMarHanlan VIII serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Bitung.

Kembali